Minggu, 18 April 2010
Apa itu Propolis?
Belajar dari efektifitas Propolis bagi lebah inilah manusia modern kemudian ikut menggunakan Propolis dalam pengobatan khususnya untuk menghentikan pertumbuhan dan penyebaran bakteri, virus dan jamur. Propolis mengandung ratusan bahan kimia dan para ilmuwan baru berhasil mengidentifikasi dan memberi nama sekitar 30-an dari bahan-bahan tersebut. Komposisi Propolis yang baru dipanen dari sarang lebah umumnya terdiri dari kurang lebih 50% resin, 30 % lilin lebah, 10 % essential oils, 5 % Pollen dan 5 % sisa-sisa tanaman. Karena komposisinya yang demikian tidak seluruh bagian Propolis bisa dimakan sebagai obat atau makanan suplemen.
Setelah dipanen dari sarangnya Propolis harus di ekstraksi dengan air atau minyak makan untuk mengambil bahan-bahan yang bisa dimakan tersebut. Di negeri barat ekstraksi juga dilakukan menggunakan ethanol atau alkohol, namun hal ini tidak halal untuk konsumsi kaum muslimin jadi ekstraksi menggunakan alkohol tidak boleh dilakukan. Karena lebah pekerja mengambil resin dari tanaman-tanaman sekitar tempat sarangnya, maka komposisi Propolis sangat bervariasi tergantung daerahnya, namun subhanallah seluruh Propolis memiliki khasiat pengobatan yang sangat mirip satu sama lain. Khasiat tersebut adalah Propolis bersifat antiseptic, antibiotic, antifungal, anti-inflamatory, dan kemampuan detoksifikasi. Sunggauh Allah swt. Telah memberi kemampuan lebah-lebah tersebut dimanapun mereka berada untuk mampu mengumpulkan bahan-bahan kimia yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan sarang lebah dan lebah-lebah yang tinggal di dalamnya.
Propolis sangat efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan melawan bakteri yang resistant terhadap antibiotik buatan manusia. Dalam sebuah tes ilmiah dengan cell-culture test terbukti Propolis paling efektif melawan bakteri patogen jenis gram poistif seperti Staphylococcus sp. (antara lain penyebab infeksi saluran kencing) , Clostridium sp.(antara lain penyebab gangguan perut/gastrointestinal), Corynebacterium diphtheriae (penyebab diphtheriae) dan jenis-jenis Streptococcus sp. (antara lain penyebab infeksi tenggorokan, infeksi sinus dan scarlet fever). Bakteri gram negatif yang juga efektif dilawan dengan Propolis antara lain Klebsiella pneumonia (penyebab pneumonia dan bronchitis) dan Pseudomonas sp. (antara lain penyebab infeksi pada luka).
Bukti ilmiah lain adalah seperti yang dipublikasikan di Archives of Pediatric and Adolescent Medicine dimana 430 anak secara random diterapi dengan Propolis selama musim dingin dan dibandingkan dengan anak lain yang diberi obat buatan pabrik. Musim dingin dipilih karena pada musim ini pada umumnya anak-anak mudah terkena infeksi saluran pernafasan. Hasil tes tersebut menunjukkan bahwa anak-anak yang diberi Propolis terkena infeksi saluran pernafasan 55 % lebih rendah dibandingkan dengan anak-anak lain yang mendapatkan obat dari pabrik.
Penelitian-penelitian lain yang dilakukan di Belanda, Rumania dan Polandia menunjukkan hasil yang sejalan dengan penelitian tersebut diatas. Penggunaan Propolis untuk pencuci mulut (mouth rinses) ternyata juga sangat efektif untuk menghentikan pertumbuhan bakteri-bakteri yang secara umum berada di mulut. Bakteri-bakteri ini pada umumnya menyebabkan kerusakan gigi, penyakit gusi, cavities dan plaque pada gigi. Penelitian ilmiah yang menunjang hal ini telah dilakukan antara lain di Brasil dan di Jepang.
Penelitian yang di Jepang bahkan menunjukkan bukti lain bahwa pasien bedah mulut yang kemudian menggunakan Propolis sebagai pencuci mulut mengalami proses penyembuhan yang lebih cepat, lebih bersih dan rasa sakit/inflamasi yang sangat berkurang dibandingkan pasien lain yang menggunakan pencuci mulut buatan pabrik. Propolis yang dicampur dengan Madu terbukti menyembuhkan luka lebih cepat dari Silver Sulfadiazine (SS) . Di Brasil bahkan Propolis telah digunakan untuk pengobatan AIDS karena terbukti menghambat replikasi virus HIV. Penelitian di State Medical University of Ukraina juga membuktikan seluruh pasien yang terkena Herpes Simplex Infection berhasil disembuhkan dengan Propolis.
Penelitian-penelitian lain di berbagai negara tidak henti-hentinya menemukan bukti baru atas efektifitas Propolis sebagai obat untuk berbagai penyakit yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur dan masuknya bahan kimia berbahaya kedalam tubuh (keracunan). Ada lima alasan mengapa Propolis dapat menjadi obat :
• Lebih dari 180 phytochemicals ada di dalam Propolis antara lain flavonids, berbagai turunan asam orbanic, phytosterols, terpenoids dlsb. Zat-zat ini terbukti memiliki berbagai sifat anti-inflamatory, antimicrobial, antihistimanine, antimutagenic dan anti allergenic.
• Flavonids yang ada dalam Propolis selain bersifat antioxidant yang mencegah infeksi, juga menumbuhkan jaringan. Kandungan pimia Propolis yang meningkatkan tumbuhnya jaringan tersebut antara lain adalah sebagai akibat dari sifat tissue strengthening dan regenerative effect dari quercetin, kaemferol, epigenin dan luteolin.
• Aktifitas antibiotic dari phytochemicals yang ada di dalam Propolis antara lain disebabkan oleh berbagai turunan asam organic seperti cinnamic, ferrulic, benzoic, caffeic, coumaric, terpenes dan turunan-tuirunn berikutnya seperti limonene, p-cymene, eugenol, galangin dan quercetin.
• Sifat antifungal yang ada di Propolis yang dihasilkan oleh phytochemicals seperti flavonoids pinocembrin, quercetin, sakauranetin dlsb.
• Sifat antivius Propolis yang berasal dari turunan-turunan asam organik seperti Caffeic Acid Phenethyl Ester (CAPE).
Efek Propolis
Melia Propolis (Propolis yang distribusikan oleh PT Melia Nature Indonesia) mempunyai reaksi dengan kecepatan yang luar biasa. Reaksi / efek propolis untuk penyakit tertentu, dapat dirasakan hanya dalam hitungan menit. Reaksi tersebut kadang-kadang menyebabkan rasa kurang nyaman pada tubuh, misalnya:
-
Mual dan diare: proses penyembuhan gangguan pencernaan
-
Pusing-pusing: proses penyembuhan pencernaan dan gangguan pada kepala
-
Demam: proses pengikatan virus dan bakteri atau indikasi bahwa di dalam tubuh teralu banyak virus dan bakteri.
-
Gatal-gatal: proses pembuangan racun lewat kulit tubuh
-
Mengantuk: proses penyembuhan fungsi hati dan detoksifikasi tubuh
-
Batuk dan bersin-bersin: proses pengeluaran racun lewat dahak dan perbaikan fungsi paru-paru
-
Bèsèr: proses pembuangan racun lewat air seni
-
Kejang-kejang: proses penyembuhan peradangan ginjal
-
Nyeri Sendi: proses penyembuhan rheumatik
-
Berkeringat: proses pembuangan racun lewat kulit
-
Pegal-pegal: proses pembuangan racun dan pembersihan zat-zat dalam pembuluh darah
Reaksi dan kecepatan reaksi setiap orang berbeda.
Penyembuhan. Fungsi propolis sebagai penyembuh dan pencegah berbagai penyakit adalah sebagai berikut:
-
Anti virus, anti bakteri dan anti jamur: flu, demam berdarah, polio, diare, thypus, keputihan, eksim, panu, kadas, kurap, dan berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri atau jamur.
-
Anti peradangan: maag, radang usus, radang tenggorokan, pegal-pegal, rheumatik, gangguan ginjal, wasir, sakit gigi dan lain-lain peradangan dan luka.
-
Anti Alergi: asthma dan berbagai penyakit alergi lainnya.
-
Anti Kanker: kanker, tumor, keloid, kista, mium dan lain-lain penyakit akibat gangguan sel.
-
Penyakit yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah dan sistem kelenjar: asam urat, kolesterol, trigliserin, diabetes, stroke, jantung, ginjal dan lain-lain penyakit terkait dengan sistem pembuluh dan kelenjar.
Cara Mengonsumsi Melia Propolis:
-
Diminum: teteskan ke 1/4 gelas air putih, seduh dengan pengaduk non-logam dan minum (sangat cocok dicampur sesendok makan madu); dosis: untuk orang sehat 3-5 tetes 2-5 kali sehari, untuk penderita sakit 5-7 tetes 4-5 kali sehari
-
Penyembuhan luar: oleskan secara merata pada bisul, jerawat, bagian tubuh yang luka atau mengalami infeksi
-
Dicampur (dikonsumsi) bersama dengan obat-obat lainnya
Dosis di atas tidak mengikat, tergantung kebutuhan.
Fungsi Propolis
1. Antibiotik alami
2. Meningkatkan kekebalan tubuh
3. Anti kanker
4. Nutri yang bergizi tinggi
PENYEMBUHAN PROPOLIS
PENYAKIT
Batuk, asma, bronchitis, paru-paru, sinusitis, flu, demam, sakit kepala, Kanker, tumor, gangguan jantung, ginjal, hati dan diabetes, Luka benda tajam, luka terbakar (Infeksi), Darah tinggi, darah rendah, Infeksi kewanitaan, Hepatitis/ liver, Herpes, penyakit kulit serta penyakit jamur, Asam urat, rematik, Jerawat, bisul, Radiasi, Infeksi kulit, telinga, dan gigi, Stres, Parkinson, Wasir, ambeien, Gangguan pencernaan, maag
Manfaat Propolis
Penggunaan propolis sebagai bahan alami untuk kesehatan manusia masih terus dipakai hingga saat ini dan menunjukan peningkatan yang luar biasa sejalan dengan Ilmu Pengetahuan hasil riset para ilmuwan tentang kegunaan Propolis sebagai bahan campuran obat di dunia kedokteran.
Sama seperti bagi para lebah, Propolis digunakan pula oleh manusia dalam melindungi tubuh manusia dari serangan bakteri, virus dan jamur. Kecepatan kerja dan keaktifan dari propolis dalam bereaksi menahan serangan kuman merupakan keunggulan dari propolis dibandingkan dengan bahan alami serupa lainnya. Efek perlindungan akan segera terasa sesaat setelah mengkonsum propolis.
Kegunaan propolis yang telah diketahui dari penelitian para ilmuwan biologi a.l:
1. Anti virus dan anti bakteri
2. Anti parasit- aktif dalam melawan Giardia sp. Dan Trichomonas sp.
3. Anti peradangan-menyembuhkan dan regenerasi
4. Anti oksidant- aktif mencegah penuaan dini
5. Anti tumor dan perlindungan terhadap radiasi
6. Meningkatkan imunitas tubuh- menstimulir produksi anti bodi
Studi ilmiah menyimpulkan bahwa propolis memerangi parasit Giardia sp yang menjadi penyebab gangguan dalam pencernaan pada anak2 dan gangguan di usus 12 jari pada orang dewasa. Propolis juga memerangi Trichomonas sp. Yang menjadi penyebab peradangan vaginal dan saluran kemih pada wanita.
Fungsi penting dari propolis adalah menstimulir sistim imunitas tubuh dalam melawan penyakit. Hal ini sangat penting terutama bagi orang yang memiliki daya imunitas rendah atau mengalami penurunan jumlah lekosit dalam tubuh.
Anak anak dengan daya tahan tubuh rendah ditandai dengan mudah terserang penyakit pernafasan. Setelah menggunakan propolis daya tahan tubuh mereka akan meningkat dan menjadi solusi bagi masalah gangguan saluran pernafasan yang terus berulang. Propolis sangat efektif dalam penyembuhan radang amandel, sunisitis dan influenza.
Secara umum manusia mendapatkan manfaat yang sangat besar dengan adanya Propolis. Sangat sedikit orang yang memiliki alergi terhadap keajaiban alam ini.
Tanya Jawab Propolis
Tanya Jawab Seputar Propolis
Tanya : Apa itu propolis? ?
Jawab : Propolis adalah komponen utama yang melindungi lebah dari berbagai serangan virus dan bakteri.lebah-lebah madu mengumpulkan resin dari kulit batang banyak jenis pohon,kuncup daun dan bunga tumbuhan berbalsam.bahan itu kemudian dicerna,dipadukan dgn air liur dan bahan sejenis lilin untuk menghasilkan propolis.
Tanya : Bagaimana cara mengkonsumsi Propolis? ?
Jawab : Cara mengkonsumsi Propolis adalah di campur dgn air hangat/panas di bawah 70 C.dan dimulai dari dosis yg paling rendah 2-3 tetes 2 x sehari.jika tidak ada reaksi tindak balas maka boleh ditingkatkan per 1 tetes sampai adanya reaksi balik.
Tanya : Mengapa kita perlu mengkonsumsi Propolis? ?
Jawab : Karena kita tidak bisa menghindari begitu banyaknya pencemar di sekeliling kita(udara,air,tanah dan makanan.pola makan dgn kandungan gizi yg tidak seimbang dan variatif.banyak zat gizi yg hilang karena proses pengolahan yg salah jg gaya hidup manusia sekarang sering mengalami stres baik fisik maupun psikis.juga berkhasiat utk pencegahan penyakit dan pengobatan penyakit.
Tanya : Apakah Propolis adalah obat? ?
Jawab : Propolis adalah minuman kesehatan bukan OBAT
Tanya : Mengapa Propolis tidak mempunyai dosis tetap? ?
Jawab : karena Propolis bukan obat,jadi pemakaian dosis tergantung kondisi tubuh masing masing.
Tanya : Apakah Propolis bisa diteteskan langsung ke mulut? ?
Jawab : bisa! langsung ke tenggorokan atau di bawah lidah.untuk sinusitis langsung di teteskan ke hidung.
Tanya : Mengapa Propolis harus di minum dgn air hangat? ?
Jawab : agar lebih larut dan merata
Tanya : Apakah anak usia dibawah 2 tahun boleh mengkonsumsi Propolis? ?
Jawab : tidak dianjurkan. tapi apabila perlu (untuk pengobatan) di konsumsi maka mulailah dari 1 tetes.
Tanya : apakah Propolis boleh di konsumsi oleh orang lanjut usia(diatas 70 thn)? ?
Jawab : boleh tapi di mulai dari dosis yg terendah 1 atau 2 tetes di permulaan.jika tidak ada reksi tindak balas dosis boleh di naikkan per 1 tetes di hari selanjutnya.
Tanya : apakah Propolis bisa di teteskan langsung ke mata? ?
Jawab : bisa!terutama yang katarak atau berjamur tapi mata akan terasa perih beberapa saat.akan tetapi bisa di mulai dgn tetes di campur air terlebih dahulu,baru di teteskan.
Tanya : Apakah khasiat dari Propolis tersebut? ?
Jawab : sebagai anti oksidan dan imunostimulan.meregenerasi sel yang lemah atau rusak.anti radang,anti bakteri,anti jamur,sitostatika terhadap sel tumor/kanker.kardiotonik,anti arteriosklerosis,analgetik/anestetik,antistres,antialergi.memacu produksi interferon pada endothelium dan memperkuat membran sel umumnya.antimutagenik.
Tanya : Apakah bioflavonoid itu? ?
Jawab : bioflavonoid adalah sekumpulan nutrient yang banyak terdapat pada vitamin C.bioflavonoid diketahui memulihkan sistem kapilari dan memperbaiki kerapuhan juga kebocoran saluran darah.
Tanya : Apakah orang yg sehat perlu mengkonsumsi Propolis? ?
Jawab : Perlu!karena selain membantu mengobati,hasil pengujian Propolis menunjukkan bahwa jika di konsumsi secara terus menerus propolis dapat membantu nmeningkatkan kinerja sistem kekebalan tubuh,dan secara umum mampu meningkatkan status kesehatan.
Tanya : Apakah boleh mengkonsumsi Propolis bersamaan dengan obat dokter? ?
Jawab : boleh,disarankan sebaiknya 1 jam sebelum atau sesudah minum obat-obatan dari dokter.biar terasa perbedaan dan khasiat dari Propolis tersebut.
Tanya : Apakah reaksi tindak balas atau reaksi balik itu? ?
Jawab : Reaksi berupa gejala gejala dan keluhan yang timbul sebagai usaha tubuh untuk mengeluarkan toksin atau racun(bahan kimia,dan kuman penyakit).reaksi bersifat sementara dan merupakan bagian dari proses pengobatan/penyembuhan.
Tanya : Mengapa setelah mengkonsumsi Propolis maka jantung akan terasa berdebar? ?
Jawab : Orang yang terkena penyakit jantung pembuluh darahnya akan tersumbat,Propolis bekerja menormalkan dan melancarkan peredaran darah ke jantung dengan membersihkan sumbatan tersebut sehingga pada beberapa orang akan mengalami jantung berdebar dan inipun tidak semua orang mengalaminya.tergantung kondisi jantung orang tersebut.
Tanya : Apakah semua orang akan mengalami reaksi tindak balas tersebut? ?
Jawab : Tidak selalu,ada beberapa kasus yang tidak mengalami tindak balas sama sekali.
Tanya : Bagaimana sebaiknya apabila ketika mengkonsumsi terjadi reaksi tindak balas yang sangat tinggi? ?
Jawab : Jika timbul reaksi yang tinggi maka turunkan dosis atau hentikan sesaat kemudian setelah reaksi mereda,propolis dilanjutkan lagi dengan dosis yang kecil yang segera di tingkatkan lagi untuk penyembuhan.
Tanya : Apakah Propolis disebut antibiotik alami? ?
Jawab : Benar! selain mengandung efek anti mikrobal,produk konsentrat dan 100% dari tumbuhan alami serta larut di dalam air.
Tanya : Bagaimana propolis dapat menjaga kesehatan kita dari serangan kuman penyakit? ?
Jawab : Propolis merangsang dan meningkatkan daya antiradang dengan mendatangkan sel-sel pembunuh alami(NK sel)dan sel-sel pemakan kuman (makrofag)yang ada dalam tubuh,serta bahan-bahan antibodi.selanjutnya meregenerasi sel-sel yang rusak. CAPE dalam propolis menekan tranformasi DNA_RNA virus,sehingga virus tak mampu berkembang biak dengan tanpa merusak jaringan tubuh.Kandungan bioflavonoids dalam propolis ada yang mampu membunuh langsung bakteri dan aptogen lainnya dengan merusak membran sel,tanpa efek samping pada sel-sel tubuh yang normal.
Tanya : apakah Propolis dapat menyebabkan kegemukan? ?
Jawab : tidak!tidak ada kandungan dalam Propolis yang dapat menyebabkan kegemukan.tetapi ada juga beberapa orang yang telah mengkonsumsi Propolis,nafsu makannya bertambah sehingga berat badan meningkat.
Tanya : Apakah Propolis boleh di konsumsi dalam masa jangka panjang? ?
Jawab : Propolis mengandung 100% bahan alami maka pemakaian jangka panjangnya tidak menimbulkan efek samping.kebanyakan penyakit(arthritis,rhematism,dsb)yang belum dapat tersembuhkan malah disarankan untuk terus mengkonsumsi propolis.
Tanya : bolehkah propolis di gunakan untuk binatang? ?
Jawab : Ya!Propolis akan bereaksi balik /tindak balas sama seperti seperti reaksi balik terhadap manusia.
Tanya : bolehkah mengkonsumsi Propolis bersamaan dengan vitamin yang lain? ?
Jawab : BOLEH!karena Propolis mengandung vitamin alami sendiri dan menyerap vitamin yang lain.
Tanya : Apakah Propolis merupakan produk halal untuk di konsumsi? ?
Jawab : BENAR! Propolis tidak mengandung babi dan alkohol dan telah mendapat sertifikat halal.
Tanya : Seberapa cepatkah reaksi Propolis menyembuhkan penyakit? ?
Jawab : Sulit menentukan tempo waktu Propolis dapat menyembuhkan penyakit,karena bergantung dari banyak aspek,walau bagaimanapun,menurut kesaksian dari para pengguna bisa selama 2 minggu hingga 4 bulan.tergantung seberapa parahnya penyakit yang di derita oleh pasien tersebut.
KOMENTAR PARA PAKAR TENTANG MELIA PROPOLIS..
-
Di Yunani, propolis telah dikenal sebagai pengobatan luka-luka dan berbagai penyakit yang tidak bisa disembuhkan.
-
Di Mesir, propolis telah dikenal sebagai pengobatan dan simbol keagamaan.
-
Romawi memuja lebah dan propolis sebagai pengobatan, ahli jiwa menggunakan propolis sebagai obat ekstrak dari sengatan dan semua jenis racun, mengurangi pembengkakan, mengendorkan rasa sakit di otot.
-
Gerardis 1579 (Histories of Plants) Propolis memiliki zat yang dapat menyembuhkan dengan cepat dan efektif digunakan pada zaman perang Boer sebagai penyembuh luka.
-
Nicholas Culpeper (Complete Herbal)Propolis baik untuk panas serta pengobatan luka bakar
-
University of Columbia, Propolis dapat membantu sistem kekebalan tubuh pada manusia dan juga sangat efektif melawan infeksi, serta merupakan suatu zat anti kanker.
-
Dokter di Chechoslovakiamempergunakan propolis sebagai alat sterilisasi. Prof. Arnold Beckett : Propolis adalah obat yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit yang diakibatkan oleh virus, bakteri dan jamur.
-
Dr. Jhon Grange.Dept. Of Microbiology, National Health. Propolis dapat mengembangkan regenerasi jaringan penghubung tulang rawan.
-
Phillipe Calder, Dept. Biokimia Oxford University. Propolis sangat efektif untuk membasmi bakteri.
-
David James(terapi ahli gizi), Propolis telah terbukti menyembuhkan pasien-pasien yang berpenyakit kronis dan berpenyakit mulut dengan cepat.
-
Philip Wanderseorang dokter gigi mempergunakan propolis untuk mengobati pasien sakit gigi, gusi dan penyakit mulut lainnya.
-
Dr. Franz K. Fieks (Austria) mempergunakan propolis untuk penyembuhan luka-luka borok, sembuh dalam tiga hari.
-
Team Riset Rusia: Di dalam propolis terdapat zat Anti-Biotic alami dan anti-viral yang tidak mempunyai efek samping, Vitamin, Asam Amino, Mineral serta sangat mujarab untuk penyakit infeksi perut, mulut, tenggorokan (Ensiklopedia Utama).
-
Dr. Peter Mansfield :menggunakan propolis untuk penyembuhan demam, panas dan flu.
-
Mitza Vosnjak (Bekas Menlu Yugoslavia): memberikan propolis untuk temannya yang menderita kanker dan sembuh dalam waktu satu bulan.
-
Dr Fang Chu (Workers Hospital Lienyukang RRC): Pasien yang mengidap penyakit kandungan lemak tinggi dalam darah dan berpenyakit jantung dapat disembuhkan dengan propolis (Kandungan lemak menurun).
-
Institute of Radiology Sarajevo :Propolis dipergunakan untuk mengobati pasien berpenyakit kanker akibat radiasi.
-
V.P.Kivalkina(Majalah Antibiotics): Propolis adalah sangat efektif untuk infeksi dan tanpa kadaluarasa.
Propolis sangat efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan melawan bakteri yang resistant terhadap antibiotik buatan manusia. Dalam sebuah tes ilmiah dengan cell-culture test terbukti Propolis paling efektif :
-
Melawan bakteri patogen jenis gram poistif seperti Staphylococcus sp. (antara lain penyebab infeksi saluran kencing) ,
-
Clostridium sp.(antara lain penyebab gangguan perut/gastrointestinal),
-
Corynebacterium diphtheriae (penyebab diphtheriae) dan
-
Jenis-jenis Streptococcus sp. (antara lain penyebab infeksi tenggorokan, infeksi sinus dan scarlet fever).
-
Bakteri gram negatif yang juga efektif dilawan dengan Propolis antara lain Klebsiella pneumonia (penyebab pneumonia dan bronchitis) dan Pseudomonas sp. (antara lain penyebab infeksi pada luka).
Bukti ilmiah lain adalah seperti yang dipublikasikan di Archives of Pediatric and Adolescent Medicine dimana 430 anak secara random diterapi dengan Propolis selama musim dingin dan dibandingkan dengan anak lain yang diberi obat buatan pabrik. Musim dingin dipilih karena pada musim ini pada umumnya anak-anak mudah terkena infeksi saluran pernafasan. Hasil tes tersebut menunjukkan bahwa anak-anak yang diberi Propolis terkena infeksi saluran pernafasan 55 % lebih rendah dibandingkan dengan anak-anak lain yang mendapatkan obat dari pabrik.
Penelitian-penelitian lain yang dilakukan di Belanda, Rumania dan Polandia menunjukkan hasil yang sejalan dengan penelitian tersebut diatas. Penggunaan Propolis untuk pencuci mulut (mouth rinses) ternyata juga sangat efektif untuk menghentikan pertumbuhan bakteri-bakteri yang secara umum berada di mulut. Bakteri-bakteri ini pada umumnya menyebabkan kerusakan gigi, penyakit gusi, cavities dan plaque pada gigi. Penelitian ilmiah yang menunjang hal ini telah dilakukan antara lain di Brasil dan di Jepang.
Penelitian yang di Jepang bahkan menunjukkan bukti lain bahwa pasien bedah mulut yang kemudian menggunakan Propolis sebagai pencuci mulut mengalami proses penyembuhan yang lebih cepat, lebih bersih dan rasa sakit/inflamasi yang sangat berkurang dibandingkan pasien lain yang menggunakan pencuci mulut buatan pabrik. Propolis yang dicampur dengan Madu terbukti menyembuhkan luka lebih cepat dari Silver Sulfadiazine (SS) . Di Brasil bahkan Propolis telah digunakan untuk pengobatan AIDS karena terbukti menghambat replikasi virus HIV. Penelitian di State Medical University of Ukraina juga membuktikan seluruh pasien yang terkena Herpes Simplex Infection berhasil disembuhkan dengan Propolis.
Penelitian-penelitian lain di berbagai negara tidak henti-hentinya menemukan bukti baru atas efektifitas Propolis sebagai obat untuk berbagai penyakit yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur dan masuknya bahan kimia berbahaya kedalam tubuh (keracunan). Ada lima alasan mengapa Propolis dapat menjadi obat :
-
Lebih dari 180 phytochemicals ada di dalam Propolis antara lain flavonids, berbagai turunan asam orbanic, phytosterols, terpenoids dlsb. Zat-zat ini terbukti memiliki berbagai sifat anti-inflamatory, antimicrobial, antihistimanine, antimutagenic dan anti allergenic.
-
Flavonids yang ada dalam Propolis selain bersifat antioxidant yang mencegah infeksi, juga menumbuhkan jaringan. Kandungan pimia Propolis yang meningkatkan tumbuhnya jaringan tersebut antara lain adalah sebagai akibat dari sifat tissue strengthening dan regenerative effect dari quercetin, kaemferol, epigenin dan luteolin.
-
Aktifitas antibiotic dari phytochemicals yang ada di dalam Propolis antara lain disebabkan oleh berbagai turunan asam organic seperti cinnamic, ferrulic, benzoic, caffeic, coumaric, terpenes dan turunan-tuirunn berikutnya seperti limonene, p-cymene, eugenol, galangin dan quercetin.
-
Sifat antifungal yang ada di Propolis yang dihasilkan oleh phytochemicals seperti flavonoids pinocembrin, quercetin, sakauranetin dlsb.
-
Sifat antivius Propolis yang berasal dari turunan-turunan asam organik seperti Caffeic Acid Phenethyl Ester (CAPE).
BAGAIMANA MELIA PROPOLIS MENYEMBUHKAN STROKE
Stroke, merupakan Penyakit yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah dan sistem kelenjar sehingga mengakibatkan kurangnya pasokan darah ke jaringan otak dan mengganggu fungsinya. Melia Propolis bekerja dengan membersihkan sumbatan - sumbatan dalam aliran darah tadi (sumber ; wikipedia ) . Kecepatan dan efek pengobatan sangat subyektif, tergantung dari kondisi yang dimiliki oleh penderita. Selain itu, disarankan untuk juga dibantu dengan mengkonsumsi Melia Biyang untuk efektifitas penyembuhannya.
Pruduk ini lah yang akan menghantarkan anda mencapai CITA-CITA ANDA DIATAS tanpa BATAS..Karena ketahuilah bahwa Jutaan orang menderita berbagai macam penyakit namun tidak kunjung juga sembuh yang ada adalah sembuh sementara untuk kemudian kambuh lagi terakhir meninggal.
Sebelum segala sesuatu terjadi pada diri dan Keluarga Anda akibat tidak perduli dengan kesehatan, ada baiknya anda mengetahui Sumber Penyakit itu selain dari Degeneratif yaitu VIRUS, BAKTERI dan JAMUR, factor inilah yang menyebabkan penyakii-penyakit pada orang-orang diatas, tanpa terkecuali. Lalu mereka SEMBUH setelah mengkonsumsi MELIA PROPOLIS. Kenapa bisa ? Karena LEBAH memproduksi PROPOLIS dan menggunakannya sebagai ALAT / SENJATA untuk MENGUSIR Dan MEMATIKAN VIRUS, BAKTERI dan JAMUR di SARANGNYA sehingga produk keluaran LEBAH seperti MADU, ROYAL JELLY dan POLLEN sangat steril dan sangat aman langsung di konsumsi, itu karena Propolis. Untuk itu PROPOLIS dapat menyembuhkan segala macam penyakit karena semua Penyakit disebabkan oleh VIRUS, BAKTERI dan JAMUR hanya JUDUL PENYAKITNYA kemudian yang berbeda.
Sabtu, 17 April 2010
Cara Mengkonsumsi Propolis
1. | Diminum: teteskan propolis dengan 1/4 gelas air putih lalu dikocok (sangat bagus dicampur dengan madu) |
|
|
|
| 2. | Penyembuhan luar: oleskan propolis secara merata pada bagian tubuh yang luka atau sakit. |
|
|
|
| 3. | Propolis dapat dikonsumsi dengan obat-obat lainnya tanpa ada efek samping. |